Udah jangan marah mulu



Resah dan gelisah melihat orang di sekitar kita itu janganlah resah Tuhan memberikan kemarahan kepada manusia. Pernahkah Tuhan marah kepada manusia pernah tapi marahnya manusia pada sesama manusia bukan hal yang baru bagi Tuhan.

Apalagi yang bisa dilakukan ya tentang kemarahan ini. Bukannya kita tidak mau marah tapi dalam pepatah Minang dia gak jadi aku ganti istilahnya. Mau marah silakan mau benci silakan asal jangan kau lupakan dirinya. 

Berbicara perkara marah terkadang marah tersebut ada yang untuk kebaikan dan ada marah untuk keburukan. Marah kepada kebaikan adalah di saat orang tua memarahi anak memarahi kemenakannya memarahi orang terdekat dengan mereka karena mereka sayang dengan itu. Marah yang buruk adalah marah di saat kesalahan itu yang benar telah dilakukan Dan mereka tidak meminta maaf. 

Marahnya Tuhan bagaimana terjadi media sosial banyak ada tsunami gunung meletus banjir longsor pembunuhan dan genosida yang lain. Kerusakan yang ada di bumi itu adalah bentuk motif marahnya Tuhan kepada manusia karena tidak melakukan amanah-amanah yang telah diberikan oleh tuhan kepada mereka. 

Kemudian marah apakah itu berasal dari setan betul marah itulah berasal dari para setan iblis dan konco-konco. Lalu kenapa marah bisa menjadi sebuah bencana dan juga menjadi sebuah lebih daripada bencana itu. 

Tuhan lindungilah kami yang marah dan apabila kami marah kepadamu itu adalah yang salah tetapi bila kami bila kamu marah kepada kami itulah yang betul Tuhan. Mohon maaf saya dan semuanya atas kesalahan yang telah sama ini dilakukan. 

Senja yang hening dengan jangkrik

Komentar