Senja Tuhanku

 Ya Tuhan pesona kerinci sesudah Maghrib gelap sekali. Teguh sesudah salat magrib membayangkan bahwa Allah subhanahu wa ta'ala hadir di saat diriku sedang sedih dan marah kepada diriku. 

Namun diriku tidaklah marah hanya marah kepada setan yang ku lawan di dalam hati. Tuhan bila engkau marah kepadaku biarlah kau marah dan marahlah semarah-marahnya Dan bila marah-mu tuhan akan mengurangi dosaku dari kecil sampai saat ini.

Aku tahu Tuhan untuk belajar menjadi orang yang keras dan bijaksana cukuplah sulit bagi diriku sendiri ya Tuhan setan iblis yang engkau datangkan kepada hatiku yang belum suci dan suci suci ini. Tuhan iblis setan yang kau turunkan ke dunia ini yang telah menganiaya Adam dan hawa tapi itu adalah petunjukmu dan itu adalah sebuah perintahmu agar kami berkembang biak di atas bumi ini. 

Marahku ini Tuhan bukan datang dari diriku tetapi dari setan yang telah membelenggu hatiku ini yang keras dan orang tuaku berkata engkau mempunyai iblis yang besar tapi engkau adalah mohon maaf dan maha pengampun kepada hamba-mu dan akulah bukan hamba-mu Ya Allah roh ini berasal dari nur Muhammad tentu ini berasal dari Adam yang kuciptakan ya Allah 

Tuhan sebenarnya aku tidak merasa kesepian tanpa istri tanpa orang tua tanpa adik tanpa kawan-kawan namun aku kesepian tidak engkau dekat di hatiku Ya Allah. 

Nabi-nabimu engkau berikan pelajaran dengan siksaan dengan ujian yang begitu berat ya Allah. Namun saya tidak bisa mengatakan saya kepada saya dan aku tidak bisa mengatakan kepada aku dan aku saya dan aku hanyalah engkau ya Allah. 

Gunung kerinci yang kulihat saat ini baik pagi siang malam selama aku bekerja di sini sungguh menakjubkannya Tuhan tetapi di saat aku mendengar dan melihat di video masyarakat hancur dengan air dan hancur dengan pepohonan luar biasa memberikan ujian.

Komentar